Praktik dan Pemikiran Wakaf di Indonesia

Komparasi Pemikiran Mustafa Edwin Nasution dan Hendri Tanjung

Authors

  • Ismail Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Asmaul Husna Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
  • Salisa Amini Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Keywords:

Wakaf, Instrumen Ekonomi, Produktif

Abstract

Indonesia memiliki potensi wakaf yang besar baik dari segi jumlah maupun dari luas. Potensi tersebut tersebesar di seluruh provinsi di Indonesia dalam jumlah dan luas yang berbeda. Sementara ini, wakaf didistribusikan untuk kepentingan masjid, musholla, sekolah, sosial lainnya, makam, pesantren. Untuk mengoptimalkan potensi tersebut maka diperlukan pemikiran yang kreatif dan inovatif. Tulisan ini mencoba untuk melakukan penelitian terhadap komparasi pemikiran tokoh pemikir wakaf di Indonesia yaitu Mustafa Edwin Nasution dan Hendri Tanjung. Dalam melakukan penelitian terhadap tiga tokoh tersebut maka dilakukan pendekatan kualitatif deskriptif yang didukung oleh sumber skunder yang didapatkan dari berbagai sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga tokoh di atas menyetujui bahwa wakaf salah satu instrument penting dalam bidang ekonomi, dan wakaf harus dikembangkan dalam bentuk produktif serta pengembangan wakaf ke depan dilakukan dengan pengumpulan model wakaf tunai.

Downloads

Published

2023-05-22